INFO PUBLIK

Berbagi Info Seputar Pendidikan dan Pemerintahan

Thursday, January 7, 2021

JUKNIS DAK FISIK BIDANG KESEHATAN DAN KELUARGA BERENCANA (KB) TAHUN 2021 SESUAI PERPRS NOMOR 123 TAHUN 2020

| Thursday, January 7, 2021
Petunjuk Teknis atau Juknis DAK Fisik Bidang Kesehatan Dan Keluarga Berencana (KB) Tahun 2021 Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 123 Tahun 2020


Petunjuk Teknis atau Juknis DAK Fisik Bidang Kesehatan Dan Keluarga Berencana (KB) Tahun 2021 Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 123 Tahun 2020, mencakup Subbidang Pelayanan Dasarl Subbidang Pelayanan Rujukan, Subbidang Pelayanan Kefarmasian dan Bahan Habis Pakai, Subbidang Peningkatan Kesiapan Sistem Kesehatan; Subbidang Penguatan Intenrensi Stunting; Subbidang Penguatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKBI).

 

Berdasarkan Petunjuk Teknis atau Juknis DAK Fisik Bidang Kesehatan Dan Keluarga Berencana Tahun 2021 Sesuai Peraturan Presiden Nomor 123 Tahun 2020, arah Kebijakan DAK Fisik ini adalah:

1. Peningkatan kesiapan sistem kesehatan termasuk etersediaan sarana, prasarana dan alat kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan (RS, Puskesmas dan Laboratorium Kesehatan).

2. Percepatan perbaikan gizi masyarakat dalam penurunan shtnting.

3. Peningkatan intervensi kesehatan ibu dalam rangka penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

4. Penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui peningkatan deteksi dini penyakit dan perilaku hidup sehat.

5. Mendukung pemulihan kesehatan di daerah sebagai upaya penanganan pasca pandemi COVID- 19.

 

Ditegaskan dalam Berdasarkan Petunjuk Teknis atau Juknis DAK Fisik Bidang Kesehatan Dan Keluarga Berencana Tahun 2021 Sesuai Lampiran Peraturan Presiden (Perpres)  Nomor 123 Tahun 2020, bahwa Tujuan Umum DAK Fisik ini adalah untuk mendukung daerah dalam penyediaan dana pembangunan Bidang Kesehatan untuk mencapai target prioritas nasional Bidang Kesehatan. Sedangkan Tujuan Khusus, adalah

a. Meningkatkan ketersediaan sarana prasarana dan alat kesehatan di Puskesmas sesuai standar;

b. Meningkatkan ketersediaan sarana, prasarana dan alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten/Kota dan Provinsi sesuai standar;

c. Meningkatkan ketersediaan sarana, prasarana dan alat kesehatan di Labkesda sesuai standar;

d. Meningkatkan ketersediaan obat esensial yang bermutu di Puskesmas;

e. Meningkatkan kualitas Instalasi Farmasi di Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam melakukan pengelolaan obat dan vaksin;

f. Meningkatkan ketersediaan sarana dan alat kesehatan untuk program gizi masyarakat di kabupaten/kota lokus prioritas penguatan intervensi stunting;

g. Meningkatkan ketersediaan sarana dan alat kesehatan untuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) RS pada Kab/Kota lokus kegiatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) tahun 2021

h. Meningkatkan ketersediaan alat kesehatan untuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas pada Kab/Kota lokus kegiatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) Tahun 2021;

i. Meningkatkan ketersediaan bahan habis pakai (BHP)/bahan medis habis pakai (BMHP) di puskesmas dan untuk deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular;

j. Meningkatkan ketersediaan alat dan bahan habis pakai untuk pencegahan dan deteksi dini penyakit menular, penyakit tidak menular dan masalah kesehatan jiwa;

k. Meningkatkan ketersediaan sarana, prasarana dan alat kesehatan sesuai standar di Puskesmas Daerah Tertinggal, Perbatasan Negara dan Kepulauan (DTPK) Kawasan terpencil, dan sangat Terpencil, Transmigrasi dan Pariwisata sesuai standar;

l. Meningkatkan ketersediaan sarana, prasarana dan alat kesehatan di RSUD Perbatasan sesuai standar; dan

m. Mendukung percepatan pencapaian target prioritas nasional Bidang Kesehatan.

 

Sasaran DAK Fisik Bidang Kesehatan Dan Keluarga Berencana Tahun 2021, adalah

a. Dinas Kesehatan Provinsi/KabupatenfKota, beserta Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) termasuk Puskesmas di daerah tertinggal, perbatasan negara, dan kepulauan (DTPK), kawasan terpencil dan sangat terpencil, Transmigrasi dan Pariwisata;

b. Rumah Sakit Umurr. Daerah Provinsi, dan Kabupaten/Kota; dan

c. Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi, dan Kabupaten/Kota.

 

Ruang Lingkup Kegiatan DAK Fisik Bidang Kesehatan Dan Keluarga Berencana Tahun 2021, adalah sebagai berikut.

Menu kegiatan DAK Fisik Bidang Kesehatan dan Keluarga Berencana (KB), tidak termasuk Subbidang Keluarga Berencana adalah kegiatan yang dikerjakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)/Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesehatan yang dibiayai DAK Fisik dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sesuai Prioritas Nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah.

 

Deskripsi Menu Kegiatan DAK Fisik Bidang Kesehatan Dan Keluarga Berencana Tahun 2021

1. DAK Fisik Jenis Reguler

a. Subbidang Pelayanan Dasar;

b. Subbidang Pelayanan Rujukan;

c. Subbidang Pelayanan Kefarmasian dan Bahan Habis Pakai; dan

d. Subbidang Peningkatan Kesiapan Sistem Kesehatan.

 

2. DAK Fisik Jenis Penugasan

a. Subbidang Penguatan Intervensi Stunting; dan

b. Subbidang Penguatan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

 

Kriteria Lokasi Prioritas penerima DAK Fisik Bidang Kesehatan Dan Keluarga Berencana Tahun 2021

1. Kriteria Umum

a. Daerah yang mendukung pencapaian prioritas nasional Bidang Kesehatan;

b. Daerah yang mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan; dan

c. Daerah yang memiliki Fasilitas Pelayanan Kesehatan dengan sarana prasarana dan alat kesehatan belum sesuai standar yang ditetapkan oleh instansi yang berwerrang.

 

2. Kriteria Khusus

a. Fasilitas pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan negara, kepulauan (DTPK), kawasan terpencil dan sangat terpencil, serta transmigrasi yang belum memiliki Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan Sesuai Standar;

b. Fasilitas pelayanan kesehatan di daerah pariwisata yang belum memiliki sarana prasarana dan alat kesehatan sesuai standar;

c. Daerah dengan indeks status kesehatan yang rendah (tingginya prevalensi sfitnting, tingginya AKI-AKB, penyakit tidak menular, penyakit menular dan rnasalah kesehatan jiwa); dan

d. Daerah dengan alokasi belanja obat kurang dari 2 USD per kapita

 

Selengkapnya silahkan download Salinan dan lampiran Peraturan Presiden Nomor 123 Tahun 2020 Tentang Juknis Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2021, melalui link yang tersedia di bawah ini.

 

Link download Salinan dan Lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 123 Tahun 2020

 

Demikian informasi tentang Petunjuk Teknis atau Juknis DAK Fisik Bidang Kesehatan Dan Keluarga Berencana (KB) Tahun 2021 Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 123 Tahun 2020. Semoga ada manfaatnya. Terima kasih.

 



Related Posts

1 comment:

  1. Terima kasih informasi sangat membantu kami dalam mencari referensi terkait regulasi terbaru di bidang pemerintahan. Mantap gan………………

    ReplyDelete