Hari ini kita akan berlatih soal Tes Kompetensi Akademik (TKA), Latihan soal TKA Matematika SD Tahun 2026 2027 ini bukan sekadar menguji seberapa banyak rumus yang kalian hafal, tetapi lebih kepada bagaimana kalian bisa berpikir logis, teliti, dan kreatif dalam menyelesaikan masalah.
Anggaplah soal-soal ini
sebagai tantangan seru untuk melatih otak kalian agar semakin siap menghadapi
ujian dan kehidupan sehari-hari. Jangan takut salah, karena setiap kesalahan
adalah kesempatan untuk belajar lebih baik. Yang terpenting adalah semangat
mencoba, berani berpikir, dan tidak mudah menyerah.
Namun sebelum saya jelaskan
dulu apa itu TKA dan tips agar kamu seukse dalam mengikuki TKA tahun ini. Berdasarkan
Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 Tentang TKA Tes Kemampuan Akademik ini yang
dimaksud dengan Tes Kemampuan Akademik yang selanjutnya disingkat TKA adalah
kegiatan pengukuran capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu.
TKA diselenggarakan dengan
prinsip kejujuran; kerahasiaan; dan akuntabilitas. Prinsip kejujuran diwujudkan
melalui sikap dan perilaku yang menjunjung tinggi integritas dalam
penyelenggaraan dan pelaksanaan TKA. Prinsip kerahasiaan diwujudkan melalui
sikap dan perilaku menjaga seluruh informasi dari akses yang tidak sah
berkaitan dengan penyelenggaraan dan pelaksanaan TKA. Sedangkan Prinsip
akuntabilitas diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang berkomitmen untuk memastikan
penyelenggaraan dan pelaksanaan TKA dapat dipertanggungjawabkan.
TKA bertujuan untuk a)
memperoleh informasi capaian akademik Murid yang terstandar untuk keperluan
seleksi akademik; b) Menjamin pemenuhan akses Murid Pendidikan Nonformal dan
Pendidikan Informal terhadap penyetaraan hasil belajar; c) mendorong
peningkatan kapasitas pendidik dalam mengembangkan penilaian yang berkualitas;
dan d) memberikan bahan acuan pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan.
TKA diselenggarakan oleh
Kementerian, kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang
agama, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
Kementerian bertugas untuk:
a) menetapkan pedoman penyelenggaraan TKA pada semua jenjang; b) menetapkan
sistem penyelenggaraan TKA pada semua jenjang;c) menetapkan kerangka asesmen
TKA pada semua jenjang; d) menyusun soal TKA SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK dan
soal TKA SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat berdasarkan kerangka asesmen TKA
sesuai dengan pedoman penyelenggaraan TKA; e) mengolah data hasil TKA
SMA/MA/sederajat, SMK/MAK, SMP/MTs/sederajat, dan SD/MI/sederajat; f)
menerbitkan sertifikat hasil TKA pada seluruh jenjang; dan g) memantau dan
mengevaluasi persiapan dan pelaksanaan TKA pada semua jenjang.
Kementerian yang
menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama bertugas: a) melakukan
koordinasi persiapan, pelaksanaan, dan pengawasan TKA pada Satuan Pendidikan di
bawah kewenangannya; b) menetapkan pengawas TKA pada Satuan Pendidikan di bawah
kewenangannya; dan c) memantau dan mengevaluasi persiapan serta pelaksanaan TKA
pada Satuan Pendidikan di bawah kewenangannya.
Pemerintah Daerah Provinsi
bertugas: a) melakukan penjaminan mutu terhadap soal TKA yang disusun oleh
Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan pedoman penyelenggaraan TKA yang
ditetapkan Kementerian; b) melakukan koordinasi persiapan, pelaksanaan, dan
pengawasan TKA SMA/sederajat dan SMK; c) menetapkan pengawas TKA SMA/sederajat,
SMK, dan Pendidikan Khusus; dan d) memantau, mengevaluasi, dan melaporkan
persiapan dan pelaksanaan TKA sesuai kewenangannya kepada Kementerian.
Pemerintah Daerah
Kabupaten/Kota bertugas: a) menyusun soal TKA SMP/MTs/sederajat dan
SD/MI/sederajat berdasarkan kerangka asesmen sesuai dengan pedoman penyelenggaraan
TKA; b) melakukan koordinasi persiapan, pelaksanaan, dan pengawasan pelaksanaan
TKA SMP/sederajat dan SD/sederajat di wilayahnya; c) menetapkan pengawas
TKA SMP/sederajat, SD/sederajat,
dan Pendidikan kesetaraan; dan d) memantau, mengevaluasi, dan menyampaikan
laporan persiapan dan pelaksanaan TKA sesuai kewenangannya kepada Kementerian.
Pelaksana TKA adalah Satuan
Pendidikan yang terakreditasi. Satuan Pendidikan yang tidak terakreditasi
menginduk pada Satuan Pendidikan pelaksana TKA. Ketentuan mengenai pelaksana
TKA dan Satuan Pendidikan yang menginduk pada Satuan Pendidikan pelaksana TKA
ditetapkan dalam pedoman penyelenggaraan TKA.
Satuan Pendidikan yang
melaksanakan TKA paling sedikit memenuhi persyaratan: a) sarana terdiri atas komputer,
listrik, dan jaringan internet; dan b) petugas pelaksana TKA terdiri atas
proktor dan teknisi.
Dalam hal Satuan Pendidikan
tidak memenuhi, pelaksanaan TKA menginduk kepada Satuan Pendidikan lain yang
melaksanakan TKA. Ketentuan mengenai pelaksanaan TKA menginduk kepada Satuan
Pendidikan lain yang melaksanakan TKA ditetapkan dalam pedoman penyelenggaraan
TKA.
TKA dapat diikuti oleh Murid
jalur Pendidikan Formal, Pendidikan Nonformal, dan Pendidikan Informal. Murid
wajib terdaftar dalam sistem basis data yang dikelola oleh Kementerian.
Peserta TKA dari jalur
Pendidikan Formal terdiri atas: a) Murid pada kelas 6 (enam) SD/MI/sederajat;
b) Murid pada kelas 9 (sembilan) SMP/MTs/sederajat; dan c) Murid pada kelas 12
(dua belas) SMA/MA/sederajat dan kelas akhir SMK/MAK.
Peserta TKA yang berasal dari
jalur Pendidikan Nonformal terdiri atas: a) Murid pada kelas 6 (enam) program
paket A atau bentuk lain yang sederajat; b) Murid pada kelas 9 (sembilan)
program paket B atau bentuk lain yang sederajat; atau c) Murid pada kelas 12
(dua belas) program paket C atau bentuk lain yang sederajat.
Peserta TKA yang berasal dari
jalur Pendidikan Nonformal juga mencakup Murid di pesantren di bawah pembinaan
kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama. Peserta TKA
yang berasal dari jalur Pendidikan Informal merupakan Murid pada sekolahrumah.
Murid sebagaimana dimaksud dikecualikan bagi Murid berkebutuhan khusus
penyandang disabilitas yang memiliki hambatan intelektual.
Mata uji TKA untuk
SD/MI/program paket A/sederajat dan SMP/MTs/program paket B/sederajat terdiri
atas: a) Matematika; dan b) matematika.
Sedangkan Mata uji TKA untuk SMA/MA/program paket C/ sederajat dan SMK/MAK
terdiri atas: a) Matematika; b)
matematika; c) bahasa Inggris; dan d) mata pelajaran pilihan. Ketentuan lebih
lanjut mengenai mata pelajaran pilihan ditetapkan dalam pedoman penyelenggaraan
TKA.
Hasil TKA disampaikan dalam
bentuk nilai dan kategori capaian TKA. Bentuk nilai dan kategori capaian TKA
ditetapkan oleh Menteri. Peserta dari jalur Pendidikan Formal dan Pendidikan
Nonformal yang telah mengikuti TKA berhak memperoleh sertifikat hasil TKA.
Peserta dari jalur Pendidikan Informal yang telah mengikuti TKA dan memenuhi
kategori berhak memperoleh sertifikat hasil TKA dan dinyatakan lulus dari
Satuan Pendidikan.
Rekapitulasi data hasil TKA
menjadi arsip bersama Kementerian, kementerian yang menyelenggarakan urusan
pemerintahan di bidang agama, Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangan, dan
Satuan Pendidikan pelaksana.
Hasil TKA SD/MI/sederajat
dapat menjadi salah satu syarat dalam seleksi penerimaan Murid baru
SMP/MTs/sederajat jalur prestasi. Hasil TKA SMP/MTS/sederajat dapat menjadi
salah satu syarat dalam seleksi penerimaan Murid baru SMA/MA/sederajat dan
SMK/MAK jalur prestasi.
Tes Kompetensi Akademik (TKA)
adalah salah satu bentuk asesmen yang bertujuan mengukur kemampuan akademik
siswa, terutama dalam hal berpikir logis, analitis, dan pemahaman konsep.
Bagi siswa SD, TKA sering
dianggap menantang karena soal-soalnya tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga
cara berpikir. Namun, dengan persiapan yang tepat, TKA bisa menjadi pengalaman
belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat.
1. Pahami Format dan Tujuan
TKA
Sebelum menghadapi tes, penting
bagi siswa untuk mengetahui bahwa TKA bukan sekadar ujian biasa. Tes ini
dirancang untuk melihat sejauh mana siswa mampu mengaplikasikan pengetahuan
dalam pemecahan masalah. Dengan memahami tujuan tersebut, siswa akan lebih
fokus pada proses berpikir daripada sekadar menghafal jawaban.
2. Latihan Soal Secara Rutin
Latihan soal adalah kunci
utama. Dengan berlatih, siswa terbiasa menghadapi berbagai tipe pertanyaan,
mulai dari numerik, verbal, hingga logika. Latihan juga membantu mengurangi
rasa cemas karena siswa sudah mengenal pola soal yang mungkin muncul.
3. Kelola Waktu dengan Baik
TKA biasanya memiliki batas
waktu tertentu. Oleh karena itu, siswa perlu membiasakan diri mengerjakan soal
dengan manajemen waktu yang baik. Mulailah dari soal yang dianggap mudah, lalu
lanjutkan ke soal yang lebih sulit.
4. Tingkatkan Konsentrasi dan
Ketelitian
Kesalahan kecil sering
terjadi karena kurang teliti. Biasakan membaca soal dengan cermat, memahami
instruksi, dan memeriksa kembali jawaban sebelum berpindah ke soal berikutnya.
5. Jaga Kesehatan dan Kondisi
Mental
Persiapan bukan hanya soal
belajar, tetapi juga menjaga tubuh dan pikiran tetap segar. Tidur cukup, makan
bergizi, dan berolahraga ringan akan membantu siswa lebih fokus saat tes.
Selain itu, penting untuk tetap berpikir positif dan percaya diri.
6. Dukungan dari Guru dan
Orang Tua
Guru dan orang tua berperan
penting dalam mendampingi siswa. Guru dapat memberikan arahan belajar yang
tepat, sementara orang tua bisa memberi motivasi dan suasana belajar yang
nyaman di rumah.
Baik, berikut ini Link
download Latihan soal TKA Matematika SD Tahun 2026 2027, semoga
dengan adanya latihan ini kamu terbiasa menghadapi berbagai tipe pertanyaan, mulai
dari numerik, verbal, hingga logika
Link download soal
TKA Matematika SD Tahun 2026 2027.
Link download soal TKA Matematika SD Tahun 2026 2027.
Demikian info Latihan
soal TKA Matematika SD Tahun 2026 2027. Jangan lupa belajar dan bertanya
kepada Bapak/Ibu guru apabila ada soal-soal yang belum kamu pahami.





No comments
Post a Comment
Buka Formulir Komentar